Banjarnegara, 7 Februari 2025 – STIE Tamansiswa Banjarnegara melaksanakan penyaluran donasi kepada warga Desa Ratamba yang terdampak bencana tanah bergerak yang terjadi pada 21 Januari 2025. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan parah, termasuk belasan rumah rusak, lahan pertanian hancur, dan jalur lalu lintas utama menuju kawasan wisata Dieng melalui Pejawaran terputus. Bencana ini memberi dampak besar bagi kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, yang kini membutuhkan bantuan segera untuk pemulihan.
Tanah bergerak yang terjadi di Dusun Kaliereng, Desa Ratamba, pada dini hari itu menyebabkan sejumlah kerugian material yang cukup besar. Selain menghancurkan rumah dan lahan pertanian, bencana juga menyulitkan akses transportasi menuju daerah wisata Dieng, yang menjadi salah satu sumber perekonomian utama bagi masyarakat sekitar. Kejadian ini menyisakan beban berat bagi warga yang terdampak, yang sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Melihat situasi tersebut, STIE Tamansiswa Banjarnegara merasa terpanggil untuk memberikan bantuan. Civitas akademika kampus ini menyelenggarakan penggalangan dana yang melibatkan seluruh mahasiswa, dosen, dan staf akademik untuk mengumpulkan sumbangan yang akan disalurkan kepada korban bencana. Penggalangan dana ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat Desa Ratamba dalam menghadapi masa pemulihan.
Pada Jumat, 7 Februari 2025, penyaluran donasi yang terkumpul dilakukan di lokasi bencana. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Ratamba, relawan, TNI, PMI, serta mahasiswa STIE Tamansiswa Banjarnegara yang diwakili oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Sebagai tanda solidaritas dan kepedulian, mahasiswa dari DPM STIE Tamansiswa secara simbolis menyerahkan donasi kepada pihak yang berwenang di desa tersebut.
Proses penyaluran bantuan dimulai dengan keberangkatan mahasiswa STIE Tamansiswa Banjarnegara menuju Desa Ratamba, yang dilanjutkan dengan penyerahan bantuan berupa barang kebutuhan dasar untuk masyarakat yang terdampak. Selain itu, acara ini juga diwarnai dengan pertemuan antara pihak kampus dan pihak terkait di desa untuk melakukan koordinasi lebih lanjut mengenai langkah-langkah pemulihan pasca bencana.
Kepala Desa Ratamba, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada STIE Tamansiswa Banjarnegara atas bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka setelah bencana. Ia juga berharap agar sinergi antara kampus dan masyarakat terus terjalin dengan baik dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Melalui kegiatan ini, STIE Tamansiswa Banjarnegara berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan material, tetapi juga memperlihatkan rasa empati dan solidaritas antarwarga dalam menghadapi ujian. Kegiatan sosial ini juga menjadi wujud nyata dari peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat dan lingkungan sekitar, serta menunjukkan pentingnya kerja sama antara civitas akademika dengan masyarakat dalam situasi darurat.